tlps dan trik

Pada awal tahun, biasanya banyak siswa kelas 12 & alumni SMA/sederajat yang mulai berpikir untuk masuk kuliah. Bagi mereka yang udah ngebet banget untuk masuk kuliah, segala upaya akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Tapi dalam upaya mencapai tujuan ini, para calon mahasiswa ini seringkali dihadapkan dengan berbagai macam pertanyaan yang membingungkan, contohnya seperti:
  • Saya cocoknya berkuliah di jurusan apa?
  • Universitas yang bagus di Indonesia ada apa saja sih?
  • Ada apa aja sih jalur penerimaan masuk mahasiswa di Indonesia?
  • Sebaiknya cara masuk universitas A itu lewat jalur seleksi apa ya?
  • Bagaimana taktik menentukan urutan pemilihan jurusan ketika daftar SNMPTN/SBMPTN?
  • Apa saja indikator dalam menentukan urutan prodi dalam pendaftaran SNMPTN/SBMPTN?
  • Apakah passing grade itu adalah tolak ukur yang akurat untuk memprediksi persaingan calon mahasiswa?
… dan masih banyak pertanyaan lain yang biasanya membingungkan bagi para calon mahasiswa. Tidak jarang banyak peserta seleksi masuk universitas yang gagal, hanya karena kurang informasi. Oke intinya sih, semua pertanyaan di atas akan gua jawab dalam tulisan ini. Jadi bagi lo yang mau masuk kuliah, harap disimak baik-baik tulisan ini karena isinya penting banget.
Buat lo yang lebih memilih untuk membaca, daripada nonton video, lo bisa lanjutin baca artikel ini. Pada intinya isinya sama aja kok. Oke pada artikel ini, gua secara khusus akan membahas seluruh tahap-tahap atau langkah-langkah strategis untuk masuk universitas. Secara umum, gua membagi menjadi 6 langkah:

  1. Langkah 1: Tentukan BIDANG ILMU yang ingin kamu tekuniLangkah
  2. Langkah 2:Tentukan beberapa PROGRAM STUDI yang mendukung bidang ilmu yang kamu pilih
  3. langkah 3: Cari tau PERGURUAN TINGGI yang menawarkan program studi tersebut
  4. Langkah 4: Tentukan JALUR SELEKSI yang akan ditempuh untuk masuk universitas
  5. Langkah 5: Petakan TINGKAT PERSAINGAN dari alternatif prodi yang diminati
  6. Langkah 6: Optimalkan Peluang Penerimaan di setiap jalur seleksi

Langkah 1: Tentukan BIDANG ILMU yang ingin kamu tekuni

Ini adalah langkah pertama yang penting banget. Sekali langkah awal udah salah, berantakan sudah langkah-langkah berikutnya. Ada beberapa kesalahan umum yang dilakukan calon mahasiswa dalam menentukan langkah pertamanya ini, berikut di antaranya:
  • Jangan belum apa-apa langsung menentukan jurusan apalagi universitas idaman. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah, menentukan BIDANG ILMU yang ingin kamu tekuni dulu. Jika itu sudah mantap, baru kemudian kita lihat jurusan/universitas yang bisa mendukung ambisi lo untuk mendalami bidang ilmu tersebut.
  • Jangan menyamakan bidang ilmu dengan pelajaran di sekolah. Bidang ilmu itu luas banget, jauh lebih luas daripada 13 mata pelajaran yang kamu pelajari di sekolah. Contohnya bidang ilmu politik, bidang ilmu hukum, bidang ilmu agrikultur, bidang ilmu medis, bidang ilmu penerbangan, bidang pengolahan energi, dsb.
  • Jangan menyerahkan keputusan ini kepada orangtua atau guru kamu. Keputusan kamu menentukan bidang ilmu yang ingin kamu tekuni, akan jadi komitmen kamu seumur hidup. Bukan komitmen guru kamu, bukan komitmen orangtua kamu. Kamu yang akan menjalaninya, kamu yang menghadapi segala konsekuensinya. Mereka yang berkuliah di jurusan pilihan orang lain, sebagian besar bernasib salah jurusan dan akhirnya drop out kuliah karena merasa jenuh dan tertekan dalam belajar.
  • Jangan memilih bidang hanya berdasarkan alasan finansial prospek kerja. Karena jika alasan kamu hanya sekadar prospek kerja, tapi tidak dibarengi keinginan kuat untuk mendalami ilmunya. Biasanya ujung-ujungnya kuliahnya juga ga akan maksimal. Percuma juga kuliah di jurusan dengan prospek kerja bagus tapi kalau prestasi akademisnya juga amburadul.

Langkah 2: Tentukan beberapa PROGRAM STUDI yang mendukung bidang ilmu yang kamu pilih

Banyak calon mahasiswa yang belum apa-apa sudah menentukan universitasnya dulu, baru setelah itu berpikir mau masuk jurusan apa di universitas tersebut. Tolong jangan dibalik langkah pertama dan langkah kedua. Setelah lo menentukan bidang ilmu yang ingin lo tekuni, baru langkah berikutnya adalah menentukan jurusan & universitas yang akan menjadi tempat lo dalam menekuni bidang tersebut.
Sampai di sini, akan jauh lebih mudah jika gua bahas dengan contoh. Katakanlah, bidang ilmu yang mau lo tekuni adalah bidang dunia medis. Artinya, lo punya beberapa alternatif jurusan yang relevan dengan dunia medis, misalnya :
  • Pendidikan Kedokteran
  • Pendidikan Farmasi
  • Ilmu Biokimia
  • Teknik Biomedis / Biomed

    Langkah 3: Cari tau PERGURUAN TINGGI yang menawarkan program studi tersebut

    Setelah, lo menentukan jurusan-jurusan kuliah tersebut, baru kemudian lo coba cari tau universitas-universitas mana saja yang menawarkan jurusan tersebut. Biar lebih gampang dibayangkan, gua beri contoh dalam bidang medis seperti di atas:
    1. Fakultas Kedokteran – Universitas Indonesia
    2. Fakultas Kedokteran – Universitas Padjajaran
    3. Fakultas Kedokteran – Universitas Gadjah Mada
    4. Fakultas Kedokteran – Universitas Brawijaya
    5. Fakultas Kedokteran – Universitas Airlangga
    6. Teknik Biomedis – Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    7. Fakultas Farmasi – Universitas Indonesia
    8. Fakultas Farmasi – Universitas Gadjah Mada
    9. Fakultas Farmasi – Universitas Padjajaran
    10. FMIPA Biokimia – Institut Pertanian Bogor


Langkah 4: Tentukan JALUR SELEKSI yang akan ditempuh untuk masuk universitas

Oke, ada apa aja sih jalur seleksi untuk masuk universitas? Secara garis besar, jalur penerimaan calon mahasiswa di Indonesia, terbagi menjadi 4 jalur utama, yaitu:

A. Jalur SNMPTN

SNMPTN atau dulu biasa disebut jalur undangan / PMDK adalah jalur seleksi masuk universitas negeri tanpa tes seleksi. Jalur ini terbuka khusus bagi calon mahasiswa yang masih duduk di bangku kelas 12. Jadi bagi yang sudah alumni SMA/SMK/MA/sederajat, sudah tidak lagi bisa mendaftarkan diri melalui jalur seleksi SNMPTN.
Secara garis besar, para calon peserta SNMPTN cukup melalui serangkaian proses pendaftaran, verifikasi PDSS, submit nilai rapor semester 1-5 & bukti dokumen prestasi-prestasi lainnya (jika ada). Setelah itu, calon peserta tinggal men

B. Jalur SBMPTN

SBMPTN (sebelum tahun 2013 namanya SNMPTN), adalah jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dengan sistem tes/ujian tertulis. Secara garis besar, terdapat 3 paket ujian SBMPTN, yaitu:
  1. TKPA (90 soal | 105 menit) = TPA, Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
  2. TKD Saintek (60 soal | 105 menit) = Matematika Saintek, Fisika, Kimia, Biologi
  3. TKD Soshum (60 soal | 75 menit) = Ekonomi, Sejarah, Sosiologi, Geografi
Ketiga paket ujian ini akan disesuaikan dengan pilihan prodi kamu. Jika pilihan prodi kamu mensyaratkan paket ujian Soshum, berarti kamu harus mengikuti ujian TKPA & TKD Soshum. Biasanya prodi yang mensyaratkan paket ujian Soshum adalah prodi yang bernuansa IPS, seperti Ilmu Hukum, Ekonomi, Politik, Psikologi, dll.
Sebaliknya jika pilihan prodi kamu mensyaratkan paket ujian Saintek, berarti kamu harus mengikuti ujian TKPA & TKD Saintek. Biasanya prodi yang mensyaratkan paket ujian Saintek adalah prodi yang bernuansa IPA, seperti Teknik, MIPA, Informatika, Kedokteran, dll.unggu nasib apakah dirinya lolos seleksi SNMPTN pada awal bulan Mei.

C. Jalur Ujian Mandiri (UM)

adalah jalur seleksi masuk universitas melalui tes/ujian yang diselenggarakan oleh masing-masing institusi/universitas bersangkutan. Masing-masing universitas, memiliki nama, jadwal, serta format soal yang berbeda. Berikut adalah nama beberapa ujian mandiri yang cukup dikenal:
  • Universitas Indonesia = Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI)
  • PKN STAN = Ujian Saringan Masuk (USM) PKN STAN
  • Universitas Gadjah Mada = Seleksi Ujian Tulis (UTUL) UGM
  • Universitas Diponegoro = Seleksi Mandiri Masuk (SMM) Undip
  • Institut Pertanian Bogor = Ujian Talenta Masuk (UTM) IPB
… dan masih banyak nama-nama Ujian Mandiri lainnya, tergantung dengan istilah yang diberikan universitas masing-masing. Oleh karena itu, gua harap lo bisa lebih pro-aktif dalam mengorek informasi seputar Ujian Mandiri yang diselenggarakan oleh kandidat-kandidat universitas yang lo inginkan. Khususnya seputar jadwal pendaftaran, tes, deadline bayar uang kuliah, dan pengumuman hasil tes.

D. Jalur Ujian Masuk Bersama (UMB PT)

Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMB PT) merupakan Ujian Mandiri yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh beberapa Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta. Jadi secara pengertian mirip SBMPTN namun PTN yang mengikuti UMB PT lebih sedikit. Jika SBMPTN diikuti oleh sekitar 65 PTN, UMB PT diikuti oleh kurang lebih 15 PTN. Biasanya, UMB PT diselenggarakan pada akhir tahun ajaran, sekitar bulan Agustus. Jadi jalur tes ini bisa jadi jalur cadangan bagi kamu yang gagal di jalur seleksi yang lain. Materi Ujian terdiri dari:
  • Soal Penalaran Matermatika dan Bahasa terdiri dari: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
  • Soal Penalaran Sains terdiri dari : Matematika Sains, Fisika, Kimia, Biologi
  • Soal Penalaran Ilmu Sosial terdiri dari : Ekonomi, Sejarah dan Geografi

Langkah 5: Petakan TINGKAT PERSAINGAN dari alternatif prodi yang diminati

Oke setelah sebelumnya lo menentukan beberapa opsi kandidat prodi yang bisa jadi alternatif (langkah 2). Sekarang saatnya lo memetakan tingkat persaingan dari opsi-opsi yang sebelumnya lo tulis di atas. Eh tapi, cara menentukan tingkat persaingan berdasarkan apa nih? Beberapa di antara lo mungkin akan jawab berdasarkan passing grade, atau berdasarkan ‘gengsi’ dari universitas, atau bisa juga ada yang menjawab berdasarkan lokasi universitas yang paling dekat dengan rumah.
Singkatnya, langsung gua jawab aja ya: Indikator yang paling tepat dalam memetakan persaingan masuk untuk setiap prodi bukanlah dengan melihat passing grade, bukan juga dengan melihat gengsi atau akreditasi universitas, tapi berdasarkan RASIO PEMINAT BERBANDING DENGAN JUMLAH KURSI YANG TERSEDIA.
Mungkin ada yang bertanya-tanya kenapa passing grade ga bisa jadi indikator yang tepat. Singkatnya sih, passing grade itu berguna untuk mengevaluasi try out, tapi kurang akurat untuk memprediksi tingkat persaingan dalam prodi tertentu. Misalnya passing grade SBMPTN Fakultas Hukum Universitas Padjajaran itu tahun lalu di angka 53, tapi pada tahun ini bisa jadi angka itu bergeser karena peminatnya menurun atau jumlah kursi bertambah.

Langkah 6: Optimalkan Peluang Penerimaan di setiap jalur seleksi

Oke, kita sampai pada tahap terakhir. Pada tahap ini, gua asumsikan lo udah punya keputusan yang bulat terkait dengan :
  • Bidang ilmu yang ingin ditekuni (Langkah 1)
  • Beberapa alternatif prodi yang menjadi tujuan kuliah (Langkah 2 & 3)
  • Peta seberapa ketat persaingan dari masing-masing prodi yang menjadi target tujuan lo (Langkah 5)





Comments

  1. bagus infonya kak.. tapi bisa ditambah mungkin informasinya

    ReplyDelete
  2. Info yang sangat bermanfaat. Mohon di share info selanjutnya ya

    ReplyDelete
  3. Infonya sangat berguna dan menarik
    Izin share yaa...

    ReplyDelete
  4. Semoga yang mengikuti snmbptnya lulus,,
    Dan infonya sangat berguna buat adik" yang duduk di kelas 12

    ReplyDelete
  5. Info yang menarik. Untuk selanjutnya kirim 10 universitas ternama donk. Terimakasih

    ReplyDelete
  6. Infonya sangat berguna
    Mohon share yang lebih menarik ya

    ReplyDelete
  7. Infonya sangat menarik dan berguna
    Mohon share yang lebih menarik lagi ya

    ReplyDelete
  8. Kalau bisa, tambahkan juga dong fakultas jurusan ips nya, jngan saintek aja kak.. Tapi ini sangat membantu juga bagi yang lain untuk ank ipa...

    ReplyDelete
  9. Sangat bermanfaat
    Thanks for the information

    ReplyDelete
  10. Jebrett
    Bisa jadi referensi untuk maba 2020

    ReplyDelete
  11. aku mau lulus ptn tapi malas belajar
    mau cbak tipsnya ahkk
    makasih ya sistt

    ReplyDelete
  12. Informasinya sangat membantu izin share ya kak

    ReplyDelete

Post a Comment